Minggu, 12 Agustus 2018

“Pestisida Alami” Ektraksi Daun Tembakau Dan Sirsak

Fajar Dwi R


Desa Sejati meskipun terletak tidak jauh dari laut akan tetapi sebagian besar penduduknya merupakan petani dan ketika kelompok KKN 85 dari Universitas Trunojoyo datang bertepatan musim panen dan tanam tembakau tengah berlangsung. Berbeda ketika kelompok KKN 85 datang pertama kali dan melakukan survey pertama untuk melihat lokasi desa sekaligus melakukan survey bagaimana kondisi disana. Saat pertama kali datang, kelompok KKN 85 mendapati bahwa musim tanam saat itu adalah jagung dan padi dan ketika turun kelapangan tembakau merupakan tanaman yang dapat di lihat di atas tanah persawahan.
Survey ulang di lakukan pada sector pertanian untuk menemukan permasalahan yang sulit di atasi oleh para penduduk untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pertanian. Setelah survey di lakukan kelompok KKN 85 menemukan bahwa penduduk di desa sejati menghadapi hama “Orbung” dan “Ulat”. Oleh karena itu di putuskan bahwa untuk mengatasi hal tersebut kelompok KKN 85 akan membuat pestisi daun untuk memberantas kedua hama tersebut.


            Gambar di atas menunjukkan dampak hama orbung pada tanaman tembakau, dan di sebelah kanan merupakan dampak ulat pada tanaman tembakau. Orbung, yang menempel pada tanaman tembakau akan menyerap nutrisi tanaman tembakau melalui daun, batang dan pangkal batang. Orbung juga secara langsung merusak jaringan tanaman tembakau hingga membuatnya mati seketika dan para petani mengeluhkan apabila orbung sudah hinggap, tanaman tembakau harus di cabut dan diganti dengan yang baru agar tidak menyebar ke tanaman tembakau yang lain. Dan juga, menurut penduduk orbung belum memiliki obat.
Sementara, untuk ulat penduduk sudah bisa mengatasinya tetapi tidak semua petani memutuskan untuk langsung memberantas ulat. Mereka lebih memilih untuk membiarkan ulat untuk beberapa waktu sampai tembakau cukup besar, karena ditakutkan setelah ulat menghilang justru orbung yang menyerah dan terpaksa membuat para penduduk harus mengeluarkan biaya lebih untuk mengatasi ulat dan orbung yang cara satu-satunya untuk mengatasi adalah mencabut dan mengganti yang baru.
Sebuah tantangan tersendiri bagi kelompok KKN 85 yang anggotanya terdiri dari berbagai jurusan yang berbeda untuk mengatasi permasalahan pada hama yang oleh penduduk belum dikatakan ada obatnya.
            Dengan melakukan survey secara langsung dan mewawancari beberapa petani, kelompok KKN 85 berharap bahwa mereka dapat lebih mengerti mengenai sifat dan kebiasaan hama-hama tersebut dan memikirkan untuk menemukan jalan dan cara mengatasinya.

0 comments:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Templatelib